7 Makanan Penyebab Keputihan Pada Kewanitaan Yang Harus Dibatasi

7 Makanan Penyebab Keputihan Pada Kewanitaan Yang Harus Dibatasi

7 Makanan Penyebab Keputihan Pada kewanitaan Yang Harus Dibatasi – Keputihan dan bau kerap dialami oleh wanita di area kewanitaannya. Tentunya ini menjadi masalah bagi mereka, sebab karena hal tersebut mereka menjadi kurang nyaman. Tahukah kamu penyebab keputihan pada vagina? Yuk simak penyebabnya disini.

Ternyata keputihan ini terjadi tak hanya karena faktor sanitasi diri sendiri, melainkan juga karena beberapa makanan yang menyebabkan keputihan bisa terjadi. Perlu kamu ketahui, bahwa organ kewanitaan juga terperngaruh kesehatannya karena asupan makanan keseharian.

Lantas, makanan apa saja yang dapat menyebabkan keputihan pada vagina? Kamu harus ketahui beberapa makanan dapat menyebabkan adanya infeksi jamur. Nah yang dimana infeksi jamur ini akan mengakibatkan vagina terasa gatal karena keputihan dan berbau tidak sedap.

Maka dari itu, ada baiknya kamu mengurangi beberapa jenis makanan yang beresiko menimbulkan keputihan. Ada beberapa makanan yang menjadi penyebabnya. Beberapa makanan berikut mungkin terlihat sehat, namun rupanya tidak bersahabat dengan organ intim ketika kamu mengonsumsinya secara berlebihan.

Makanan Penyebab Keputihan

7 Makanan Penyebab Keputihan Pada Kewanitaan Yang Harus Dibatasi
Ilustrasi Gatal Pada Area Kewanitaan | Image Source : Shutterstock.com

1. Bawang

Bawang merupakan bahan pangan yang digunakan pada makanan setiap harinya. Namun siapa sangka bahwa bawang sendiri memiliki efek yang kurang baik bagi vagina. Seorang spesialis Obgyn di UI Health, Dr. Nicole Scott mengatakan, makanan apapun yang bisa membuat seseorang bau mulut, maka juga menyebabkan bau pada vagina.

Kandungan dalam bawang bisa mengubah susunan bakteri di vagina yang menyebabkan adanya bau yang menyengat. Namun bawang tetap memiliki manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.

2. Karbohidrat kompleks

Penelitian University og Maryland mengungkapkan, bahwa beberapa pangan sumber karbohidrat kompleks dapat mempengaruhi kesehatan vagina. Makanan karbohidrat kompleks, seperti nasi, roti, dan sebagainya dapat meningkatkan risiko bakteri vaginosis atau infeksi jamur.

Mengonsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Yang dimana jika hal ini terjadi, maka akan menjadi lingkungan efektif bagi bakteri untuk berkembang biak.

3. Makanan manis

Siapa nih yang suka makanan manis? Hampir semua orang suka mengonsumsi makanan atau minuman manis. Makanan manis yang kaya akan gula dapat menyebabkan wanita lebih rentan keputihan. Sebab, gula juga dikatakan sebagai salah satu yang bisa memunculkan pertumbuhan jamur, khususnya pada vagina.

Maka, keputihan gatal ini lebih sering terjadi jika kamu sering mengonsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi. Akan lebih parah lagi jika kondisi vagina lebih lembab karena kurangnya upaya kebersihan dari diri sendiri.

4. Makanan tinggi lemak

Makanan tinggi lemak, seperti gorengan dan yang lainnya dikaitkan juga dengan kemungkinan infeksi bakteri pada organ intim wanita. Menurut Sara Twogood, MD, FACOG, alasanya tidak terlalu jelas namun dirinya menduga bahwa makanan  tinggi lemak tersebut membuat tubuh tidak tercukupi asupan zat gizi harian yang disarankan.

5. Asparagus

Asparagus menjadi salah satu makanan sehat. Namun khusus bagi wanita yang mengalami masalah organ intim, tidak disarankan untuk mengonsumsi asparagus terlalu berlebihan. Sebab asparagus menjadi makanan penyebab keputihan gatal yang jarang diketahui.

Sayuran satu ini dapat mempengaruhi pH vagina sahingga menimbulkan bau yang tajam. Bila pH sudah terpengarus, kemungkinan munculnya keputihan bisa lebih rentan. Selain itu, sayuran satu ini juga bisa membuat aroma urin menjadi pekat.

6. Kopi

Mengonsumsi kopi bukan hanya dilakukan oleh seornag pria, melainkan wanita juga banyak yang gemar minum minuman satu ini. Namun tahukah kamu jika kopi dapat menyebabkan peningkatan risiko infeksi pada vagina?

Mengonsumsi kopi dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi pada vagina. Selain itu, kopi juga mengubah bau pada vagina. Kafein dalam kopi juga dapat memicu dampak stress pada beberapa wanita sehingga lebih rentan terkena infeksi.

7. Minuman beralkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat mempengaruhi kesehatan organ intim. Walau mengonsumsi dalam jumlah yang sedikit, mengonsumsi dalam waktu tertentu bisa membuat vagina menjadi kering.

Hal inilah yang menyebabkan seorang akhirnya mengalami keputihan. Sebab, organ kewanitaan tidak dapat menghasilkan pelumas alami yang cukup. Maka dari itu, jangan mengonsumsi minuman beralkohol karena dapat berpengaruh pada organ intin dan kesehatan organ lainnya.

Ragam Makanan Yang Baik Bagi Kesehatan Organ Intim Wanita

Setelah mengetahui makanan yang dapat menyebabkan keputihan gatal dan bau pada organ intim wanita. Nah, sekarang kamu juga harus mengetahui makanan apa saja yang baik untuk kesehatan organ intim wanita.

Ada beberapa makanan yang baik bagi organ kewanitaan, seperti makanan yang mengandung vitamin C, antioksidan dan asam amino. Beberapa makanan dengan kandungan tersebut sangat baik dikonsumsi untuk menyeimbangi makanan penyebab keputihan gatal dan berbau.

Kandungan-kandungan tersebut dapat membuat pH vagina menjadi lebih stabil sehingga keputihan, gatal dan bau tidak dialami oleh wanita. Beberapa makanan tersebut antara lain :

  • Makanan kaya probiotik : Yoghurt
  • Buah yang kaya vitamin C : Jeruk, berries, apel
  • Sayuran hijau
  • Kacang-kacangan : Kedelai dan almond

Selain menghindari makanan penyebab dan mengonsumsi makanan yang sudah disebutkan barusan. Ada baiknya kamu juga meminum air mineral yang cukup, minimal 8 gelas sehari, serta kamu juga harus menjaga aktivitas fisik. Pilih juga bahan celana dalam yang mudah menyerap keringat , dan upaya sanitasi lainnya pun juga harus dilakukan.

Sekian 7 Makanan Penyebab Keputihan Pada Kewanitaan Yang Harus Dibatasi. Semoga bermanfaat dan dapat membantu kamu untuk mengetahuinya, sehingga dapat menjaga makan demi kesehatan organ tubuh. Simak berbagai artikel menarik lainnya seputar kesehatan hanya di Reseppedia Blog.

Tags

Mungkin Kamu Juga Suka